Manfaat Buah Petai Untuk Kesehatan
Petai merupakan pohon tahunan tropika dari suku polong-polongan (Fabaceae ),
anak suku petai-petaian (Mimosoidae). Tumbuhan ini tersebar luas di
Nusantara bagian barat. Bijinya, yang disebut "petai" juga, dikonsumsi
ketika masih muda, baik segar maupun direbus. Biji petai, yang berbau
khas dan agak mirip dengan jengkol, dikonsumsi segar maupun dijadikan
bahan campuran sejumlah menu. Sambal goreng hati tidak lengkap tanpa
petai. Sambal petai juga merupakan menu dengan petai.Sumber Energi petai lebih tinggi Dibanding apel,
Buah pete bukan sekedar popular di sini,penduduk amerika juga mengenalnya. mereka umumnya menyebut buah tersebut dengan kata-kata the most horrible food in the world atau makanan yang sangat mengerikan didunia. orang amerika menyebut dengan kata-kata tersebut karena bau pete yang menusuk. Meskipun begitu, karena kaya akan kandungan vitamin maka manfaat buah petai antara lain:

1. Mengatasi luka lambung
Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena texturnya yang lembut dan halus. Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.
2. Mengatasi mabuk
Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan “penyakit” mabuk adalah milkshake pete, yang dimaniskan dengan madu. Pete akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang jatuh, sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.
3. Mencegah depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax,memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.
4. Obat hati dan ginjal
Radikal bebas mudah sekali ditemukan pada berbagai produk pangan, terutama pada produk yang digoreng atau dibakar. Hidrogen peroksida; superoxidee anion, dan hidroksil, merupakan contoh-contoh radikal bebas. Molekul tersebut sangat tidak stabil, sangat reaktif, dan merusak jaringan. Radikal bebas akan menjadi tidak berdaya bila berhadapan dengan antioksidan.
5. Menurunkan kematian akibat stroke
Petai juga mempunyai manfaat lain yang luar biasa. Jika mengalami PMS (premenstrual syndrome), yaitu sindroma menjelang datangnya menstruasi, seseorang tidak perlu minum tablet apa pun, cukup atasi dengan makan petai. Vitamin B6 yang dikandung petai dapat mengatur kadar gula darah, sehingga akan membangkitkan mood dengan kandungan zat besi yang cukup tinggi (1,2 mg/ 100 g), petai juga dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.
![]() |
| Buah Petai |
Nah untuk yang sudah tak sabar ingin mengetahui manfaat petai ini mari langsung saja kita lihat di bawah ini.
Obat Hati dan Ginjal, Seperti yang kita ketahui bersama radikal bebas sangat mudah di temui di Produk makanan, terutama pada makanan yang di Goreng atau di Panggang. Hidrogen peroksida, superoksida anion, dan hidroksil, merupakan contoh radikal bebas. Molekul sangat tidak stabil, sangat reaktif, dan kerusakan jaringan. Radikal bebas akan menjadi tidak berdaya ketika berhadapan dengan antioksidan.
Anti Depresi, Parkia speciosa atau yang lebih di kenal dengan Nama Pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Ini akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.
Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Tumbuhan Petai ini memiliki kadar kalium yang Cukup tinggi tetapi rendah akan Kadar Garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah tinggi atau Hipertensi. US FDA bahkan mengizinkan perkebunan Parkia speciosa (pete) untuk melakukan klaim resmi mengenai buah yang memiliki kemampuan untuk menurunkan tekanan darah dan risiko stroke.
sumber :http://manfaattumbuhanbuah.blogspot.com/2013/09/manfaat-pete-untuk-kesehatan.html







0 komentar:
Posting Komentar